Sejarah Makam Pandan Jati, Kisah Inspiratif di Malam Wungon 17 Agustus Bantarbolang

SHARE:

Sejarah Makam Pandan Jati, Kisah Inspiratif di Malam Wungon 17 Agustus Bantarbolang

Tribratanewspemalang.com – Kapolsek Bantarbolang, AKP Sriyanto, S.H. menghadiri acara Wungon yang telah menjadi tradisi setiap tahun yang dilakukan oleh instansi pemerintah dan masyarakat Bantarbolang. Di malam 17 Agustus 2016 lalu, juga demikian.

Mantan Kepala Desa Bantarbolang membacakan sejarah Makam Pandan Jati di malam wungon tersebut.

Ki pandanjati adalah salah seorang tokoh kerajaan Mataram. Karena dituduh telah melakukan korupsi, Ki Pandanjati dihukum penjara seumur hidup. Akhirnya, beliau melarikan diri dan tinggal di sebuah hutan lebat di Pemalang. Di hutan tersebut, Ki Pandanjati menemukan kediaman mbah Bantarbolang.

Karena kasihan dan melihat kebaikan Ki Pandanjati, mbah Bantarbolang membolehkannya tinggal di rumahnya. Sembari menangis, Ki Pandanjati menceritakan kisahnya.

Akhirnya Ki Pandanjati diangkat menjadi murid mbah Bantarbolang. Saat itu mbah Bantarbolang juga telah mempunyai seorang murid yang sakti, Ki Plintaran. Kedua orang tersebut menjadi murid kesayangan mbah Bantarbolang. Keduanya sama-sama linuwih dan waskita.

Mbah Bantarbolang merasa sudah tua dan sudah waktunya untuk memilih penggantinya. Beliau ingin menentukan penggantinya. Namun bingung, di antara Ki Pandanjati atau Ki Plintaran. Akhirnya, mbah Bantarbolang ingin menguji kedua muridnya tersebut, siapa yang lebih layak memimpin padepokannya kelak.

Dengan sembunyi-sembunyi mbah Bantarbolang meninggalkan padepokan. Semua muridnya merasa kehilangan. Ki Pandanjati dan Ki Plintaran berusaha mencari gurunya itu. Namun kemudian, Ki Pandanjati yang berhasil menemukan mbah Bantarbolang. Namun ia sudah tidak mau menjadi guru lagi dan meminta Ki Pandanjati untuk meneruskannya sebagai guru. Ki Pandanjati menjadi guru di padepokan tersebut hingga meninggal.

Makam Ki Pandanjati masih ada hingga sekarang dan ramai dikunjungi oleh para peziarah.

Humas Polres Pemalang

 

COMMENTS

WORDPRESS: 0