Kasihumas Polsek Moga Ajak Warga Jaga Kelestarian Sumber Daya Ikan

Tribratanewspemalang.com – manusia diberi anugerah alam dengan segala potensinya untuk dikelola dengan baik, dijaga kelestariannya agar dapat memberi manfaat secara berkesinambungan. Tidak jarang manusia yang hanya mengambil potensi alam namun tidak mau menjaganya sehingga kepunahan sebagai penghujung potensi yang ada.Kecamatan Moga kabupaten Pemalang merupakan daerah yang terletak dikaki gunung Slamet dengan salah satu potensi alam yang begitu melimpah, yakni banyaknya mata air dan sungai yang airnya sangat jernih dan hampir merata disetiap penjuru kecamatan Moga. Tak hanya air, sungai – sungai yang ada menjadi habitat keaneka ragaman hayati utamanya ikan air tawar yang beraneka ragam pula jenisnya.

Dalam kegiatan pembinaan nelayan perikanan perairan umum tahun 2017 yang diselenggarakan oleh dinas perikanan kabupaten Pemalang yang diselenggarakan Selasa (25/04/17) di balai desa Banyumudal kecamatan Moga, diungkapkan oleh Kasihumas Polsek Moga Polres Pemalang Polda Jateng Bripka Fatkhulloh yang merupakan putra daerah asli kecamatan Moga yang mewakili Kapolsek Moga dalam kegiatan itu, sampai dengan kisaran tahun 1990-an awal, potensi ikan air tawar yang ada di sungai di wilayah Moga sangat luar biasa. Didasarkan pada pengalaman pribadi yang bersangkutan dengan mudahnya mencari ikan dengan cara –cara tradisional yang sederhana dan tentu saja ramah lingkungan seperti marak (mengeringkan sejenak saluran irigasi), memasang wuwu (bubu) ataupun sekedar iseng mancing namun hasilnya cukup untuk sekedar tambahan lauk pauk, bahkan di sungai yang airnya sangat jernih dapat terlihat gerombolan – gerombolan ikan udikan berbagai jenis.

Namun 90-an akhir sampai dengan sekarang kondisinya berbanding terbalik dengan kondisi diatas, dimana ikan sulit sekali dilihat dan didapatkan. Hal itu disebabkan oleh ulah sebagian warga Moga sendiri yang berusaha mendapatkan ikan dengan cara – cara yang mengakibatkan rusaknya habitat ikan dan ekosistem yang ada seperti penggunaan alat stroom, peledak (mercon), racun serangga dan portas (potassium) yang kala itu bahan – bahan tersebut sangat mudah didapatkan di pasaran.

Dihadapan 20an peserta yang merupakan wakil nelayan perikanan perairan umumdari desa se-kecamatan Moga, Kasihumas Polsek Moga mengajak warga untuk berusaha mengembalikan kondisi sungai di wilayah Moga dan potensi yang ada didalamnya dilanjutkan menjaga kelestarian dengan cara bersama – sama mencegah penangkapan ikan yang dapat mengakibatkan kerusakan dan kembali ke alat penangkapan yang ramah lingkungan, restocking ikan – ikan endemi dan juga mentaati regulasi – regulasi yang ada dan juga tidak kalah penting belajar memanfaatkan potensi air yang melimpah untuk budidaya ikan air tawar yang dapat bernilai ekonomis dan tentu saja dapat meningkatkan kesejahteraan warga.

“Harapan kita sama yakni mengembalikan kondisi sungai – sungai kita seperti semula, menjadi tugas kita bersama untuk menjaga kelestariannya sehingga sumber daya ikan yang luar biasa dapat kita nikmati kembali dan berkesinambungan sampai anak cucu kita” himbau Kasihumas Polsek Moga.

Kegiatan ditutup dengan pembagian alat tangkap ikan yang ramah lingkungan berupa jaring lempar dan pancing oleh dinas perikanan kabupaten Pemalang.

Humas Polres Pemalang (AKP Lies)

 

Tinggalkan Komentar