Konyol! Sewa Mobil Tidak Mau Bayar, Seorang Wanita Muda di Ampelgading Justru Lakukan Hal ini. Akhirnya Dicokok Polisi

Tribratanewspemalang.com – HYM (22), perempuan, warga Desa Losari, Kecamatan Ampelgading harus berurusan dengan polisi gara-gara menyewa mobil keenakan dan tidak mau bayar ongkos sewanya.

Tindakan yang dilakukan oleh HYM sudah masuk dalam kategori penipuan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolsek Ampelgading, Polres Pemalang, AKP H. Imam Khanafi, S.Ag di Kantor Polsek Ampelgading, Senin (9/7).

“Tindakan yang dilakukan saudari HYM termasuk kasus tindak pidana Penipuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 378 KUHP,” jelasnya.

Pengungkapan kasus penipuan tersebut berhasil dilakukan oleh Polsek Ampelgading berdasarkan laporan dari Kundiarto, warga Desa Losari.

Awalnya, pelaku menyewa mobil Grand Livina warna abu-abu metalik, milik Kundiarto dengan perjanjian sewa perharinya Rp 500.000,- (lima ratus ribu rupiah) pada hari Rabu (13/6).

2 hari kemudian (15/6), korban menanyakan ke pelaku tentang sewa mobil.

“Waktu itu dijawab bahwa pelaku bermaksud memperpanjang jadwal sewanya,” terang Kapolsek.

Lewat 7 (tujuh) hari, pemilik korban menelepon kembali. Namun saat itu, pelaku memberikan jawaban yang tidak jelas.

“Hari Kamis tanggal 21 Juni 2018 pukul 19.00 WIB pelaku justru meninggalkan mobil yang disewanya di halaman TK pertiwi Desa Ujunggede. Kunci mobil pelaku titipkan kepada Tri Darwati (34), warga Ujunggede,” tambah Kapolsek.

Saat itu pelaku mengatakan kepada Tri Darwati bahwa ia disuruh korban untuk menitipkan kunci mobil kepada yang bersangkutan.

Mengetahui hal itu, korban merasa ditipu dan dipermainkan oleh pelaku. Karena itu ia melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ampelgading.

“Kami telah menangkap tersangka dan mengamankan barang bukti berupa 1 unit mobil Grand Livina warna abu-abu metalik, 1 buah STNK Grand Livina, 1 unit kunci Grand Livina,” pungkas AKP Khanafi.

Humas Polres Pemalang

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.