Pelatihan Literasi Digital di Polres Pemalang. Bersahabat dengan Dunia Digital

Tribratanewspemalang.com – Direktorat Pembinaan Masyarakat (Dit Binmas) Polda Jateng mengadakan Pelatihan Literasi Digital Kepada Kasat Binmas, Kasubbag Humas, Kasitipol, Kanit Binmas, Bhabinkamtibmas Jajaran Eks Polwil Pekalongan di gedung Rekonfu Polres Pemalang, Jum’at (13/04/2018)

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Condro Kirono, dalam sambutan yang dibacakan oleh Dirbinmas Kombes Pol Drs. Budi Utomo mengatakan bahwa tujuan pelatihan agar masyarakat mengenal tehnologi dan kegiatan pelatihan merupakan program dari kominfo selanjutnya masyarakat bekerja sama dengan polri mensosialisasikan terkait Digital.

“Untuk sama sama memahami, tukar pendapat terkait penggunaan teknologi Digital. Dapat Membedakan Berita Hoax maupun Benar,” tambahnya.

Kapolda Jateng juga menyampaikan informasi terkait kegiatan yang sedang di laksanakan Pada saat tahapan Pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019.

Kapolres Pemalang, Polda Jawa Tengah, AKBP Agus Setyawan HP, S.H., S.I.K dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim dan peserta pelatihan serta ucapan terimakasih atas kehadiran serta penyampaian sekilas tentang polres Pemalang.

Materi tentang Literasi Digital disampaikan oleh nara sumber yang di antaranya mengungkapkan bahwa Literasi digital tidak semata mata penguasaan teknologi komputer dan ketrampilan penggunaan internet belaka yang berkonotasi menjadikan manusia sebagai sosok robotic belaka, melainkan lebih luas daripada itu yakni memadupadankan “literasi” dan “digital”.

Jika informasi digital (Digital information) adalah simbol representasi data sementara literasi lebih kepada kemampuan membaca, menulis dan berfikir kritis (the ability to read for knowledge, write coherently, and think critically about the written word).

Dengan demikian kemajuan teknologi secanggih apapun, tetap harus bermanfaat dan mengandung kemaslahatan bagi kehidupan masyarakat secara komprehensif, khususnya dalam interaksi sosial. Literasi digital sejatinya mendorong para penduduk di dunia digital (digital citizen) untuk lebih arif dalam menggunakan instrumen teknologi tersebut.

Persoalan yang menyangkut kemampuan untuk mengembangkan kemampuan rasional (akal) atau kemampuan kognitif masyarakat juga harus kian dilengkapi oleh kecerdasan sosial berupa kearifan digital (digital wisdom).

“Seperti kita ketahui bahwa ancaman di dunia digital saat ini tidak sedikit, Masyarakat pengguna internet misalnya, dikepung oleh pemberitaan yang beragam, yang perlu kecerdasan multi dimensi untuk dapat menyaringnya. Masifnya berita bohong (hoax) hingga informasi yang menyesatkan (mislead) yang menggiring masyarakat kearah tindakan tindakan tidak terpuji hingga maraknya kriminalitas dijagat maya (cyber crime) adalah tantangan bagi kita untuk secepatnya dibenahi,”

Humas Polres Pemalang

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.