Sat Reskrim Polres Pemalang Ungkap Kasus Primair ITE

Tribratanewspemalang.com – Sat Reskrim Polres Pemalang telah berhasil ungkap kasus tentang Tindak Pidana Primair Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Subsidair Pemerasan dan ancaman dengan mengamankan Tersangka dengan inisial DDL dari Kota Pekalongan, Jumat (07/09/2018).

Pelapor dengan inisial IR dari Desa Banjardawa Kec. Taman Kab. Pemalang mengaku mengenal Tersangka dari media sosial Hello Talk dan kemudian melanjutkan komunikasi melalui media sosial Whatsapp, selanjutnya pada hari selasa tanggal 26 Juni 2018 sekira pukul 17.00 wib Pelapor bertemu dengan Tersangka di Alun-alun Pemalang, setelah berjumpa Tersangka jatuh cinta pada Pelapor.

Setelah berkomunikasi melalui whatsapp pada hari minggu tanggal 01 juli 2018 sekira pukul 10.00 wib Pelapor datang kerumah Tersangka yang berada di Kota Pekalongan, saat berada di dalam rumah Tersangka kemudian keduanya melakukan hubungan badan layaknya suami istri dan pada saat hubungan badan Tersangka menyuting/membuat Video dengan menggunakan Hp milik Tersangka.

Sehari setelah Keduanya melakukan hubungan badan selanjutnya Tersangka pergi ke Jakarta, selang seminggu kemudian Tersangka membuat skenario bahwa HP milik Tersangka yang digunakan untuk merekam/membuat Video saat melakukan hubungan badan hilang dan telah ditemukan oleh orang lain, orang tersebut mengetahui isi Video hubungan badan yang ada di HP milik Tersangka yang telah ditemukan, sehingga orang tersebut meminta tebusan sejumlah uang kepada Tersangka.

Selanjutnya Tersangka meminta kepada Pelapor untuk memberikan sejumlah uang agar video yang ada di Hp tidak disebarkan kepada orang lain melalui medsos Facebook, karena Pelapor takut jika video hubungan badan tersebut tersebar, maka Pelapor bersedia mengirim uang melalui Tranfer sebanyak 2 kali yaitu pada tanggal 06 juli 2018 mentransfer uang sebesar Rp. 3,500.000.- (tiga juta lima ratus ribu rupiah) dan pada tanggal 7 juli 2018 mentranfer uang sebesar Rp.500.000.- (lima ratus ribu rupiah) melalui rekening bank BCA.

Setelah Pelapor mentransfer uang tersebut ternyata Tersangka meminta lagi uang sebesar Rp. 10.000.000.- (sepuluh juta rupiah) dengan alasan orang yang menemukan Hp meminta uang lagi dan jika tidak diberi uang akan menyebarkan video tersebut, dikarenakan Pelapor tidak bisa memberikan uang sebesar Rp. 10.000.000.- (sepuluh juta rupiah) maka Tersangka telah menyebarkan video hubungan badan kepada teman dari Pelapor, atas perbuatan Tersangka selanjutnya Pelapor melaporkan permasalahan tersebut ke Polres pemalang untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Setelah melakukan penyelidikan, Sat Reskrim Polres Pemalang pada hari Rabu tanggal 05 September 2018 telah berhasil menangkap Tersangka di rumahnya yang berada di Kota Pekalongan” Jelas Kasubbag Humas AKP Lies.

Setelah ditangkap Tersangka mengaku bahwa sebenarnya meminta uang kepada Pelapor dengan ancaman akan menyebarkan video hubungan badan dikarenakan merasa sakit hati dan telah jatuh hati kepada Pelapor, namun ternyata Pelapor akan menikah dengan orang lain.

“Setelah diamankan, selanjutnya Tersangka berikut barang bukti dibawa ke Polres pemalang untuk diproses sesuai hukum yang berlaku” Imbuhnya.

Humas Polres Pemalang

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.